Jejak karir prabowo subianto djojohadikusumo
Karier militer Prabowo Subianto
Karier militer Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia ke-8, diawali pada tahun sebagai seorang Letnan DuaTentara Nasional IndonesiaAngkatan Darat setelah lulus dari AKABRI Darat di Magelang. Karier militernya sendiri tak lepas dari pengaruh mertuanya, Presiden Soeharto.
Sejak saat itu, Prabowo menjadi salah satu Jenderal terkemuka di era Orde Baru, dan kemudian dianggap sebagai salah satu tokoh yang paling kontroversial sepanjang sejarah Indonesia.
Jejak karir prabowo subianto djojohadikusumo dan Kekalahan ini awalnya ia tolak. Anti-Chinese Violence in Indonesia, — Retrieved 16 April Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 JulyPrajurit Kopassus
[sunting | sunting sumber]Dari tahun hingga , Prabowo bertugas di Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha), pasukan khusus Angkatan Darat pada saat itu. Salah satu penugasan pertamanya adalah sebagai komandan pleton pada Grup I/Para Komando yang menjadi bagian dari pasukan operasi Tim Nanggala di Timor Timur.
Berusia 26 tahun, Prabowo merupakan salah satu komandan pleton termuda dalam operasi tersebut. Ia berperan besar dalam memimpin sebuah misi penangkapan terhadap Nicolau dos Reis Lobato, pemimpin Fretilin yang pada saat Operasi Seroja menjabat sebagai Perdana Menteri. Dengan bantuan adiknya sendiri Antonio Lobato, kompi Prabowo menemukan Lobato di Maubisse, sebuah kota kecil lima puluh kilometer di selatan Dili.
Ia tewas tertembak di perut saat bertempur di Lembah Mindelo pada 31 Desember ; salah satu peristiwa yang menandai berakhirnya perlawanan terbuka Fretilin terhadap invasi militer Indonesia dan bermulanya pendudukan militer atas bekas wilayah jajahan Portugal tersebut. Pada tahun , Prabowo telah menjabat sebagai wakil komandan pada Detasemen Khusus 81 (Penanggulangan Teror) di Kopassandha.[1]
Komandan Batalyon Infranteri Lintas Udara
[sunting | sunting sumber]Pada tahun , Prabowo menjadi wakil komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara (Yonif Para Raider /Dirgahayu), pasukan para raider di Kostrad.
Dua tahun kemudian, setelah menamatkan pelatihan Special Forces Officer Course di Fort Benning ia menjadi komandan batalyon tersebut; jabatan yang dijabatnya selama tiga tahun. Pada , ia menjabat sebagai kepala staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17 (Brigif Para Raider 17/Kujang I), yang bermarkas di Cijantung.
Didit hediprasetyo That is a great lie. Notes [ edit ]. Artikel ini bagian dari seri tentang. Pada tahun , izin Ridlatama dicabut, yang secara efektif menyelesaikan pengambilalihan operasi Churchill oleh Nusantara.Dalam kapasitas itu, Prabowo yang saat itu telah berpangkat letnan kolonel terlibat dalam operasi pemburuan dan penangkapan Xanana Gusmão, salah satu tokoh pemimpin gerilyawan Fretilin.
Kembali ke Kopassus
[sunting | sunting sumber]Pada tahun , Prabowo kembali ke pasukan khusus, yang kini dinamai Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Ia diangkat menjadi komandan Grup 3/Sandhi Yudha, salah satu komando kontra-insurjensi Kopassus. Ia seterusnya menjabat sebagai wakil komandan komando dan komandan komando, di bawah kepemimpinan Brigadir Jenderal Agum Gumelar dan Brigadir Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo.
Komandan Jenderal Kopassus
[sunting | sunting sumber]Pada bulan Desember , Prabowo diangkat sebagai komandan jenderal Kopassus dengan pangkat mayor jenderal.
Sebagai komandan jenderal, salah satu tugas pertama Prabowo adalah operasi pembebasan sandera Mapenduma. Kopassus, terutama Sat/Gultor yang pernah dipimpin langsung oleh Prabowo, memiliki pengalaman dalam menangani operasi pembebasan sandera; yang paling dikenang adalah keberhasilan menyelamatkan penumpang Garuda DC-9 Woyla di Bangkok pada Operasi ini berhasil menyelamatkan sepuluh dari dua belas orang peneliti yang tergabung dalam ekspedisi Lorentz 95 dan diculik oleh gerilyawan Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Meskipun diwarnai oleh insiden penembakan komandan Sat oleh anak buahnya sendiri, namun operasi ini dianggap berhasil menyelamatkan nyawa para peneliti yang berkebangsaan Indonesia, Inggris, Belanda, dan Jerman.[1][2][3]
Pada 26 April , tim pendaki Indonesia yang terdiri atas anggota Kopassus, Wanadri, FPTI, dan Mapala UI berhasil menaklukkan puncak Gunung Everest, gunung tertinggi di dunia, dan mengibarkan bendera Merah Putih di sana.
Misi ini didukung dan diprakarsai langsung oleh Prabowo sebagai komandan jenderal Kopassus.[4]
Panglima Kostrad
[sunting | sunting sumber]Pada 20 Maret , Prabowo diangkat menjadi PanglimaKomando Cadangan Strategis Angkatan Darat, jabatan yang pernah disandang ayah mertuanya Presiden Soeharto.
Pengangkatan ini terjadi hanya sepuluh hari setelah Majelis Permusyawaratan Rakyat memilih Soeharto untuk periode kelima sebagai presiden.
Sebagai panglima Kostrad, Prabowo membawahi sekitar sebelas ribu pasukan cadangan ABRI. Sebagai panglima, Prabowo meminta Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Wiranto agar diizinkan untuk menggerakkan pasukan cadangannya dari luar Jakarta untuk membantu meredam kerusuhan Mei Meskipun permintaan ini kemudian ditolak oleh Wiranto, Prabowo diduga menerbangkan ratusan orang yang telah dilatih oleh unit-unit Kopassus di bawah pengawasannya di Timor Timur dari Dili menuju Yogyakarta, kemudian menuju Jakarta menggunakan kereta api.
Menurut beberapa sumber, Prabowo juga dimintai pertolongan oleh Mayor Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima Komando Operasi Jakarta Raya, untuk ikut mengirimkan pasukannya untuk mengamankan ibu kota. Permintaan ini dipenuhi oleh Prabowo dengan mengirimkan serdadu Kostrad untuk mengamankan beberapa bangunan penting, seperti rumah dinas Wakil Presiden B.J.
Habibie di Kuningan.[5][6]
Prabowo berperan membujuk Amien Rais, salah satu tokoh pemimpin gerakan reformasi, untuk membatalkan rencana digelarnya doa bersama di kawasan sekitar Monas untuk alasan keamanan.[7] Pada 14 Mei, ia bertemu dengan beberapa penggerak reformasi seperti Adnan Buyung Nasution dan Bambang Widjojanto untuk mendiskusikan situasi yang tengah genting.[8]
Pemberhentian
[sunting | sunting sumber]Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada tanggal 21 Mei Penggantinya, Habibie, dilantik pada hari yang sama.
Pada siang harinya, Prabowo menemui Habibie dan meminta agar dirinya ditunjuk sebagai Panglima ABRI menggantikan Wiranto.
Justru, Habibie memberhentikan Prabowo dari jabatannya sebagai panglima Kostrad. Prabowo yang berangkat mendatangi Istana Negara, namun dihalangi untuk bertemu presiden. Ia kemudian memerintahkan agar istana dikelilingi oleh tank dan serdadu Kostrad. Prabowo digantikan oleh Jenderal Johny Lumintang, yang hanya menjabat selama tujuh belas jam sebelum digantikan oleh Letnan Jenderal Djamari Chaniago.[9]
Setelah diberhentikan, Prabowo menemui ayah mertuanya Soeharto, yang justru tidak mendukungnya.[10][11] Ia akhirnya menerima penugasan sebagai komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI di Bandung, menggantikan Letnan Jenderal Arie Jeffry Kumaat.
Pada 14 Juli , Panglima ABRI membentuk sebuah Dewan Kehormatan Perwira yang diketuai oleh Jenderal Subagyo Hadi Siswoyo dan dianggotai oleh enam orang letnan jenderal: Fachrul Razi (wakil ketua); Djamari Chaniago (sekretaris); Arie J. Kumaat; Agum Gumelar; Susilo Bambang Yudhoyono; dan Yusuf Kartanegara.
Dewan ini memeriksa Prabowo dalam tujuh butir tuduhan; salah satunya adalah "sengaja melakukan kesalahan dalam analisis tugas", "melaksanakan dan mengendalikan operasi dalam rangka stabilitas nasional yang bukan menjadi wewenangnya, tetapi menjadi wewenang Pangab", "tidak melibatkan staf organik dalam prosedur staf, pengendalian dan pengawasan", dan "sering ke luar negeri tanpa ijin dari Kasad ataupun Pangab".
Selama persidangan, Prabowo mengklaim dirinya sebagai seorang tawanan perang yang dilindungi oleh Konvensi Jenewa dan kerap menggunakan haknya untuk tidak bicara, sehingga membuat frustrasi para anggota dewan yang sudah harus memakai rompi antipeluru.[12]
Sebagai seorang perwira tinggi militer, Prabowo diadili berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Kitab Undang-undang Hukum Pidana Militer.
Dalam putusannya, DKP memutuskan ia bersalah melakukan tindak pidana "ketidakpatuhan" (pasal KUHPM); "memerintahkan perampasan kemerdekaan orang lain" (pasal 55 (1) ke-2 KUHPM dan pasal KUHP); dan penculikan (pasal 55 (1) ke-2 dan pasal KUHP). Menurut Fahrul Razi, dewan tersebut pada awalnya ingin menggunakan kata "pemecatan" pada putusan akhirnya.
Namun, mempertimbangkan status Prabowo sebagai menantu dari mantan presiden, DKP akhirnya menggunakan kata "pemberhentian dari dinas keprajuritan".[13][14]
Pemberhentian Prabowo dari dinas militer menimbulkan kontroversi pada saat pemilihan umum , politisi Gerindra Fadli Zon membantah bahwa Prabowo dipecat, melainkan "diberhentikan dengan hormat"[15][16] berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 62/ABRI/ yang ditandatangani oleh Presiden BJ Habibie pada tanggal 20 November [17][18][19][20] Prabowo juga mendapatkan hak pensiunnya dengan pangkat terakhir sebagai Letnan Jenderal.[21]
Gelar Jenderal Kehormatan
[sunting | sunting sumber]Pada 28 Februari , Presiden Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi) memberikan gelar Jenderal kehormatan bagi Prabowo.
Menurut Jokowi, Prabowo telah memiliki kontribusi besar bagi negara dan telah menerima Bintang Yudha Dharma.[22] Jokowi menyebut bahwa pemberian gelar ini juga telah melalui verifikasi dari Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Ia menambahkan bahwa usulan kenaikan pangkat Prabowo berasal dari Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto.[23][24][25]
Pemberian gelar Jenderal oleh Jokowi kepada Prabowo ini lantas menjadi perbincangan hangat masyarakat, beberapa orang menyebut bahwa ini merupakan kejadian unik yang menunjukkan keakraban Jokowi dengan Prabowo yang sebelumnya menjadi "rival"-nya pada pilpres dan pilpres [26] Meskipun begitu, kenaikan pangkat ini juga dikritik oleh para peneliti, yang membandingkan hal ini dengan SBY atau Luhut Binsar Pandjaitan, karena Prabowo pernah diperiksa karena dugaan pelanggaran HAM, walaupun ia diberhentikan "dengan hormat".[27][28] Prabowo sendiri tampaknya tidak terlalu menanggapi isu-isu ini dengan serius, dan dengan nada bercanda mengatakan “Kayaknya [pangkat ini] berat ya” ketika diwawancarai oleh para wartawan.[29][30] Bahkan dikatakan bahwa Prabowo menggelar acara syukuran dan potong tumpeng di kediamannya setelah kenaikan pangkat tersebut.[31]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ^ abConboy, Kenneth ().
Kopassus: inside Indonesia's special forces. Equinox Pub. ISBN OCLC Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 February Diakses tanggal 23 March
- ^Mapenduma (12 Januari ). "Membebaskan Sandera Cara Mapenduma".Jejak karir prabowo subianto djojohadikusumo Sakti Wahyu Trenggono — Muhammad Herindra — Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 Juni There was a certain group that wanted to make me a scapegoat, maybe to hide their involvement. Diarsipkan dari versi asli tanggal 23 September
Tempo Interaktif. Diarsipkan dari versi asli tanggal Diakses tanggal 28 Desember
- ^Davis, Mark (12 Juli ). "Blood on the Cross". Four Corners, Australian Broadcasting Corporation. Diarsipkan dari versi asli tanggal Diakses tanggal
- ^"Ekspedisi Mount Everest".
Kopassus. Diarsipkan dari versi asli tanggal Diakses tanggal 18 April
- ^Kata Jendral Kepercayaan Prabowo Soal Kerusuhan dan Kudeta Isu Kudeta Prabowo.Diarsipkan di Wayback Machine. diakses dari situs berita Merdeka pada 16 Mei
- ^Kerusuhan mei Puncak Rivalitas Wiranto dan Prabowo.Diarsipkan di Wayback Machine.
diakses dari situs berita Yahoo pada 16 Mei
- ^A. Pambudi (). Sintong dan Prabowo. Yogyakarta: Media Pressindo. hlm. ISBN Diarsipkan dari versi asli tanggal Diakses tanggal
- ^Kerusuhan Mei 98 dan Pertemuan Prabowo di Makostrad.Diarsipkan di Wayback Machine.
Diakses dari situs berita pada 5 mei
- ^Republika: Habibie Jelaskan Pencopotan Prabowo dari PangkostradDiarsipkan di Wayback Machine., 30 Agustus , diakses 28 Mei
- ^Didi Syafirdi, Merdeka: Dialog panas saat Habibie copot Prabowo sebagai PangkostradDiarsipkan di Wayback Machine., 24 Oktober , diakses 28 Mei
- ^Habibie, Detik-detik yang Menentukan, p.
, Suara Merdeka: Detik-detik Pertemuan Prabowo-HabibieDiarsipkan di Wayback Machine., 2 Oktober , diakses 28 Mei
- ^"Kisah Menarik Saat Prabowo Hadapi Sidang DKP"Diarsipkan di Wayback Machine.. , 4 Juli Diakses 30 November
- ^"Pimpinan DKP Benarkan Surat Rekomendasi Pemberhentian Prabowo dari ABRI"Diarsipkan di Wayback Machine..
Kompas, 10 Oktober Diakses 30 November
- ^"Prabowo Dipecat atau Diberhentikan? Ini Cerita BJ Habibie"Diarsipkan di Wayback Machine.. , 31 Juli Diakses 30 November
- ^"Gerindra bantah Prabowo dipecat TNI"Diarsipkan di Wayback Machine.. , 26 Mei Diakses 29 Mei
- ^"Gerindra: Prabowo Diberhentikan TNI dengan Hormat"Diarsipkan di Wayback Machine..
, 26 Mei Diakses 28 Mei
- ^"Ini Isi Lengkap Keppres Pemberhentian Letjen Prabowo Subianto"Diarsipkan di Wayback Machine.. , 20 Jun Diakses 01 April
- ^"Ini Isi Lengkap Keppres Pemberhentian Letjen Prabowo Subianto"Diarsipkan di Wayback Machine.. , 20 Jun Diakses 01 April
- ^"Syamsu Djalal: Prabowo Diberhentikan dengan Hormat, Tak Usah Lagi Bahas DKP"Diarsipkan di Wayback Machine..
Gibran rakabuming raka: Memorial Isih penak jamanku to? Mereka menikah di Matraman , Jakarta Timur. Prabowo used the certainty of the defense budget to purchase the main equipment for advanced weapons that the TNI had never had. Purdey, Jemma
, 27 Jun Diakses 30 Juni
- ^"Wiranto Buka-bukaan soal Penculikan , Apa Kata Kubu Prabowo-Hatta?"Diarsipkan di Wayback Machine.. , 19 Juni Diakses 22 Jun
- ^"Beredar Surat Pensiun Prabowo, Pangkat Letjen dapat Rp Ribu Per Bulan"Diarsipkan di Wayback Machine.. ,04 April Diakses 04 April
- ^"Penjelasan Jokowi Kenapa Prabowo Subianto Naik Pangkat: Supaya Kita Tahu Jasa-jasanya di Pertahanan".
Kompas TV. Diakses tanggal
- ^Pradipta. "Alasan Presiden Berikan Gelar Jenderal Kehormatan untuk Prabowo". Radio Republik Indonesia (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
- ^Sabki, CNBC Indonesia/Muhammad. "Detik-Detik Jokowi Anugerahkan Jenderal TNI Kehormatan Kepada Prabowo".
CNBC Indonesia. Diakses tanggal
- ^Nababan, Willy Medi Christian (). "Disaksikan Para "Bintang", Presiden Angkat Prabowo Jadi Jenderal Kehormatan". . Diakses tanggal
- ^Redaksi. "Viral Prabowo Jadi Jenderal TNI Kehormatan, Netizen Ramai Komen Ini". CNBC Indonesia.
Diakses tanggal
- ^"Presiden Jokowi berikan pangkat jenderal kehormatan ke Prabowo, pegiat HAM dan peneliti menentang". BBC News Indonesia. Diakses tanggal
- ^Setiawan, Bram ().Jejak karir prabowo subianto djojohadikusumo di Purdey, Jemma Pada tanggal 7 Januari , Prabowo Subianto kembali meluncurkan kampanye presiden ketiganya untuk Pemilihan Presiden Ia juga mengecam negara-negara barat karena adanya standar ganda mengenai hak asasi manusia. Education [ edit ].
"Prabowo Mendapat Pangkat Jenderal Bintang 4, Rekam Jejak Militer hingga Dipertanyakan Tolok Ukurnya". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal
- ^Nababan, Willy Medi Christian (). "Pangkat Bintang Empat di Pundaknya, Prabowo Mengatakan: Kayaknya Berat, Ya…". . Diakses tanggal
- ^"Naik pangkat jenderal bintang empat, Prabowo: Kayaknya berat ya".
Antara News. Diakses tanggal
- ^"Prabowo Syukuran dan Potong Tumpeng Usai Naik Pangkat Jadi Jenderal Bintang 4". Liputan6. Diakses tanggal